Featured Post 3

This Blog is Under Construction

Minggu, 24 Januari 2010

Merasuknya Faham Zionis ke Berbagai Negara Hingga Indonesia


Gerakan Zionisme yang diemban dengan baik oleh gerakan Freemasonry, telah berhasil menggarap korban-korbannya, baik di Eropa maupun di Asia. Hal ini terbukti dengan apa yang terjadi di Perancis dan di negara-negara Asia Tenggara.

Freemasonry Perancis pada 1717 M berasaskan Plotisma. Istilah Plotis merupakan istilah khas mereka yang disebutkan berasal dari dialek Yunani Koin. Plot berarti ambang atau terapung,. Plotisma adalah suatu paham untuk mengambangkan sega-la ajaran di luar Freemasonry. Jika telah mengambang disuntikkanlah paham-paham bebas dari Freemasonry itu.



Freemasonry Perancis pada 1717 M itu terpaksa memasukkan kata-kata “Ketuhanan” dan “Triko-nitas” untuk menarik simpatik golongan Katolik.

Lima dasar dari Freemasonry Perancis :

1. Nasionalisme
2. Sosialisme

3. Demokrasi

4. Humanisme

5. Theologi Kultural.

“Hai saudara-saudaraku dengan plotisme kita pun mendapat kunci pembuka seribu pintu kemenangan, dengan plotisme kita mempunyai seribu kunci etika pergaulan.” (Siasah Masuniyah muka 43)

Dalam dasar Freemasonry Italia terdapat perbedaan sedikit :

1. Nasionalisme
2. Trinitas

3. Humanitas

4. Sosialisme

5. Demokrasi.


Dalam dasar Freemasonry Palestina terdapat sedikit perbedaan pula:

1. Nasionalisme
2. Monotheisme

3. Humanisme

4. Sosialisme

5. Demokrasi


Pandit Jawarhal Nehru pernah mempunyai gagasan dasar negara India merdeka, yang dibahas di depan Indian Kongres : Panc Svila

1. Nasionalisme
2. Humanisme

3. Demokrasi

4. Religius

5. Sosialisme

Bandingkan dengan San Min Chu I dari Sun Yat Sen :

1. Mintsu
2. Min Chuan

3. Min Sheng

4. Nasionalisme, Demokrasi dan Sosialisme

Bandingkan dengan lima asas dari Muhamad Yamin, yaitu :
1. Peri kebangsaan

2. Peri kemanusiaan

3. Peri ketuhanan

4. Peri kerakyatan

5. Kesejahteraan rakyat

Bandingkan dengan lima asas dari Soepomo :

1. Persatuan

2. Kekeluargaan

3. Keseimbangan lahir batin

4. Musyawarah

5. Keadilan rakyat

Bandingkan dengan lima asas dari Soekarno :

1. Nationalisme (Kebangsaan)
2. Internationalisme (Kemanusiaan)
3. Demokrasi (Mufakat)
4. Sosialisme 5. Ketuhanan

Bandingkan dengan lima asas Aquinaldo pim-pinan Nasionalis Filipina. Lima asas ini disebut asas yang lima dari gerakan Katipunan. Sesungguhnya lima asas Katipunan ini disusun oleh Andres Bonifacio 1893 M :


1. Nasionalisme

2. Demokrasi

3. Ketuhanan
4. Sosialisme

5. Humanisme Filipina


Empat asas Pridi Banoyong dari Thailand pada 1932 M:

1. Nasionalisme
2. Demokrasi

3. Sosialisme

4. Religius

Prinsip indoktrinasi Zionisme, agaknya cukup fleksibel karena mampu beradaptasi dengan pola pikir pimpinan politik di setiap negara. Mengenai urut-urutannya boleh saja berbeda, tetapi prinsipnya tetap sama, mengacu kepada doktrin baku Zionisme. (www.suara-islam.com)



0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons